Bekam Panggilan, Bekam Badan, Jasa Bekam Panggilan DKI Jakarta, Spesialis Bekam Panggilan, Bekam di Jakarta, Bekam Panggilan Jabodetabek, Pengobatan Bekam, Klinik Bekam Jakarta, Terapi Bekam Jakarta,
PENYEBAB NYERI LEHER DAN PUNDAK SERTA CARA MEREDAKANNYA
Beberapa Penyebab Nyeri Leher dan Pundak
1. Ketegangan otot

Ada beberapa penyebab tegangnya otot leher, antara lain penggunaan otot-otot di bagian leher yang terlalu sering, terlalu lama menunduk, membaca sambil berbaring, spasme (kejang otot) leher, dan posisi tidur yang kurang baik.
2. Cedera kepala dan leher

Cedera kepala dan leher adalah salah satu penyebab utama terjadinya nyeri leher dan pundak. Cedera leher yang menyebabkan kepala tersentak (cedera whiplash) atau cedera yang membuat leher tertekuk dapat menimbulkan kerusakan otot, tulang, dan saraf leher, sehingga muncul nyeri leher dan pundak.
3. Gangguan pada persendian tulang leher

Seiring dengan bertambahnya usia, risiko terjadinya osteoarthritis atau radang di persendian tulang belakang leher juga meningkat.
Kondisi ini bisa menyebabkan terbentuknya tonjolan tulang baru (pengapuran tulang) di celah persendian leher, sehingga menimbulkan nyeri.
4.Terjepitnya sara f tulang belakang dan leher

Adanya pergeseran pada struktur tulang belakang leher dapat menyebabkan saraf terjepit.
Hal ini kemudian akan menyebabkan rasa nyeri, kaku, atau kesemutan yang menjalar ke bagian tubuh lainnya, seperti pundak hingga lengan.
5. Penyakit tertentu

Penyakit - penyakit tertentu, seperti rematik, meningitis (radang pada selaput otak), tumor di daerah sekitar leher, dan serangan jantung, dapat menimbulkan nyeri leher dan pundak yang menjalar hingga oleng
CARA MERINGANKAN NYERI LEHER & PUNDAK
1. Kompres dingin dan hangat

Untuk nyeri leher yang baru terjadi, coba berikan kompres dingin pada leher.
Bungkus es dengan handuk atau kain, kemudian tempelkan pada leher yang nyeri selama 15-20 menit.
Keesokan harinya, berikan kompres dingin dan hangat secara bergantian. Kompres hangat dapat dilakukan dengan cara merendam handuk dalam air hangat, lalu menempelkannya pada bagian yang nyeri.
Lakukan kombinasi kompres dingin dan hangat ini sebanyak 4 kali sehari.
2. Pemijatan

Pemijatan pada leher bisa dilakukan untuk membantu mengurangi ketegangan otot.
Pastikan bahwa terapis yang melakukan pijat adalah terapis yang sudah terlatih memijat bagian leher.
3. Latihan gerakan leher

Saat leher dan pundak terasa nyeri dan kaku, ada beberapa gerakan yang bisa dilakukan untuk menguranginya, yaitu memutar bahu, menoleh ke kiri dan kanan, serta menekuk kepala ke depan dan ke belakang secara perlahan.
Lakukan gerakan tersebut masing-masing 10 kali.
4. Ubah posisi tidur

Salah tidur bisa memicu nyeri leher dan pundak.
Oleh karena itu, atur posisi tidur agar posisi kepala tidak terlalu tinggi.
Salah satu caranya adalah dengan tidur di kasur yang keras tanpa bantal dalam posisi telentang.
Anda juga bisa menggunakan bantal khusus untuk mengurangi ketegangan otot leher.
5. Mengkonsumsi obat-obatan

Untuk nyeri leher parah yang di sertai kaku otot, mungkin akan di perlukan obat pereda nyeri dan pelemas otot yang bisa di peroleh dengan resep dokter.
Selain dengan cara di atas, fisioterapi juga sering kali di perlukan untuk mengatasi nyeri di leher dan pundak.
Anda dapat berkonsultasi ke dokter untuk menentukan jenis pengobatan yang terbaik untuk mengobati nyeri leher dan pundak.








